Aksi unjuk rasa (Unras) dari Gerakan Sopir Jawa Timur (GSJT) yang berlangsung di depan kantor Dinas Perhubungan Jatim Frontage Jl. A Yani Surabaya, mendapat pengamanan ketat dari pihak kepolisian.

Bahkan, untuk memastikan Unras berjalan dengan kondusif, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan, S.H., S..K., M.H., M.Han., turun langsung di -tengah massa yang sedang orasi.

“Adapun jumlah armada yang dipergunakan massa aksi terdiri dari 215 Truck, 9 Trailer, 1 mobil ambulance, 7 mobil pribadi dan 20 sepeda motor. Sedangkan total massa sekitar 400 orang,” ungkap Yusep, sapaan lekat Kapolrestabes Surabaya, Selasa (22/02/2022).

Dijelaskan Yusep, bahwa untuk tuntutan peserta aksi adalah segera tetapkan regulasi atau kebijakan sehubungan dengan rencana penerapan aturan Overdimensi & Overload pada mode transportasi angkutan barang.

“Diantaranya tarif atau ongkos angkutan logistik, kepastian muatan, biaya pemotongan, data kepastian dimensi kendaraan, Bongkar Mafia Odol dan Biaya Normalisasi,” terangnya.

Sementara itu, sambung Kapolrestabes Surabaya, dilaporkan situasi arus lalulintas di depan Cito arah masuk kota, baik jalur protokol dan jalur frontage tidak dapat dilalui. Karena dipergunakan untuk parkir armada kendaraan unras.

“Sehingga, arus lalulintas dari arah utara mengalami kepadatan. Hal itu dikarenakan arus dari luar kota yang menuju dalam kota dialihkan ke selatan melalui pabrik paku. Akhirnya, terjadi Crossing di Bundaran Cito,” kata Yusep.

Sedangkan tindakan yang telah dilaksanakan petugas kepolisian, yakni berkoordinasi dengan Instansi Samping untuk pengalihan arus lalulintas. Dimana arus dari arah barat (Medaeng-red) yang masuk menuju Surabaya Kota dialihkan melalui Jl Taman Indah – Jl Pegesangan Masjid Al Akbar – Jl Gayungsari Barat.

“Arus dari arah selatan Sidoarjo yang akan masuk Kota Surabaya diarahkan melalui Jl Brigjend Katamso (Pabrik Paku-red) – Jl Raya Brebek – Jl Wadung Asri – Rungkut,” ujarnya.

“Untuk roda 4 dan truk diarahkan melalui jalan Tol. Sampai saat ini, petugas masih melaksanakan giat gatur dan pola alih arus,” pungkas Yusep.

Perlu diketahui, bahwa Perwakilan Massa Aksi dijadwalkan akan bertemu dengan Sekda Prov. Jatim pada hari Rabu tanggal 23 Februari 2022 di Kantor Gubernur Jatim Jl. No. 110 Surabaya pukul 10.00 WIB. ( Syam )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here