paksa jenazah korban covid di RS rujukan oleh [pihak keluarga, hendaknya tidak terjadi di salah satu RS rujukan di wilayah hukum Polsek Simokerto. Kepolisian Polsek Simokerto Polrestabes Surabaya intens patroli, koordinasi, dan membangun komunikasi omunikasi dengan management salah satu RS rujukan di wilayah Simokerto. Rabu, 23 September 2020

Mendatangi adanya info pasien meninggal dan setelah koordinasi dg pihak management RS Suwandi bahwa STATUS ibu Nama: Ny. S, Alamat: Kapas Madya, Umur: 61th, Agama: Islam, Status Swab 1 hari ini Surabaya disertai dengan lembar tertulius yang dikeluarkan oleh pihak RSUD Soewandhi (salah satu RSUD di wilayah hukum Simokerto)

” Kami ingin keluarga yang telah difonis maupun yang masih menunggu hasil SWAP nya tetap mengikuti protokol kesehatan penanganan jenazah covid19 .Sebagaimana yang telah ditetapkan Pemerintah.”Ujar Kapolsek Simokerto senada dengan perintah Kapolrestabes Surabaya agar tidak ada upaya pengambilan paksa jenazak covid oleh pihak keluarga dan harus dimakamkan sesuai dengan standar protocol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah guna memutus penyebaran mata rantai covid yang hingga kini belum ditemukan vaksinnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here