Polsek Mayang Polres Jember Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw Polsek Mayang – Polres Jember : Kepolisian Sektor Mayang Polres Jember menggelar peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1442 H / 2020 M, di Musholla Polsek Mayang, Rabu (28/10/2020).

Hadir pada kegiatan tersebut Kapolsek Mayang Iptu Bejul Nasution, SH bersama Perwira dan Bintara Polsek Mayang lebih kurang 10 orang dengan penceramah Ustazd Sukari dari Mayang.

Kapolsek Mayang Iptu Bejul Nasution, SH dalam sambutannya setelah rangkaian kegiatan dimulai dari pembukaan dan lantunan Ayat Susi Al Quran menyampaikan bahwa kepada seluruh anggota untuk selalu menjaga kekompakan dalam pelaksanaan tugas guna mewujudkan kamtibmas yang kondusif terutama menjelang Pilkada Jember 2020, hal ini sesuai tema peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW kali ini “Dengan keteladanan Nabi Besar Muhammad SAW, Kita Kuatkan Persaudaraan Dan Kepedulian Guna Mewujudkan Situasi Kamtibmas Yang Kondusif”.

Dalam kesempatan yang sama, Ustazd Sukari mengajak agar umat muslim khususnya Polri menjadikan ajaran dan keteladanan Nabi Muhammad sebagai acuan untuk lebih menggerakkan Polisi yang Promoter (Profesional, Modern dan Terpercaya).

“Mari kita perbaiki akhlak kita dengan meneladani dan sesuai perintah Nabi Muhammad SAW,” ucap Ustazd Sukari.

Adapun Inti Tausiyah yang disampaikan oleh Ustazd Sukari, umat muslim harus berupaya meneladani Akhlak mulia, sejarah dan kepemimpinan Rasulullah SAW dalam membangun kesatuan dan persatuan bangsa dalam bingkai kebhinekaan antar umat beragama, Agama Islam adalah agama yang rahmatan lil alamin dan sosok Nabi Muhammad SAW dalam menyebarkan ajaran Islam sebagai pemimpin yang jujur, berkharisma hendaknya bisa menjadi tauladan untuk para pemimpin sekarang ini.

Nabi Muhammad semakin dibenci semakin banyak ingin tahu siapa dirinya, semakin dihujat semakin banyak yang membela, sosok Nabi Muhammad dengan keluhuran akhlaknya mulia budi pekertinya telah banyak membalikkan sejarah, kalangan yang semula membencinya berbalik menjadi pengikut setia, bahkan yang bertekad membunuhnya pun berbalik menjadi sahabatnya.

Diharapkan dengan kondisi bangsa Indonesia seperti sekarang ini marilah mencontoh apa yang dilaksanakan Nabi Muhammad sehingga persatuan dan kesatuan bangsa dapat terjaga dan menjadi negara yang gemah ripah loh jinawi, toto tebtrem kerto raharjo, pungkas Ustazd Sukari yang ditutup dengan doa.

(hm/bs)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here