Surabaya – Meski belum ada pernyataan resmi dari pemerintah daerah di Surabaya, tatanan kenormalan sosial baru sudah mulai diterapkan beberapa intansi, baik milik pemerintah maupun swasta.

Seperti di Polrestabes Surabaya, yang mewajibkan setiap pengunjung maupun petugas di lingkungan Mapolrestabes untuk penggunakan masker saat beraktifitas.

“Sebagaimana arahan pimpinan, kami bersiap untuk melakukan strategi pencegahan dengan menerapkan New Normal di antaranya penggunaan masker, penyedia tempat cuci tangan, physical distancing dan protokoler kesehatan lainnya,” sebut Akhyar.

Aturan tersebut diberlakukan kepolisian dengan tegas sebagai salah satu upaya menekan jumlah sebaran virus Corona atau Covid 19, terutama di lingkungan Mapolrestabes Surabaya.

Bahkan, jika ada warga yang hendak membutuhkan layanan kepolisian namun tak memakai masker saat berkunjung, maka tidak akan dilayani.

“Aturan ini kami berlakukan untuk kebaikan bersama. Bahaya virus ini penting untuk menjadi kesadaran semua orang. Ekstrimnya, kalau pengunjung tak pakai masker maka tidak boleh masuk lingkungan Polrestabes Surabaya, apalagi saat membutuhkan pelayanan kepolisian. Maka kami imbau jangan lupa pakai masker. Setelah pakai masker misalnya lupa bawa, silahkan diambil dulu baru nanti kembali lagi dan akan kami layani,” tambahnya.

Protokoler kesehatan sebenarnya sudah diterpakan Polrestabes sejak awal kemunculan wabah virus Corona di Surabaya.

Bilik desinfektan juga difungsikan di pintu masuk Mapolrestabes Surabaya.

Tak hanya itu, beberapa titik area Mapolrestabes Surabaya juga sudah diberi wastafel dan pemindai suhu tubuh otomatis dengan layar LED yang terpasang di pintu masuk Polrestabes dan gedung utama.

Sumber: Surabaya.tribunnews.com

Kepolisian Resort Kota Surabaya, Polrestabes Surabaya, Kapolrestabes Surabaya, Brigjen Pol Dr. Sandi Nugroho., S.I.K., S.H., M.Hum.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here