Polsek Patrang,Polres Jember-Kapolsek Patrang IPTU Solihin Agus Wijaya meminta Kepala Sekolah STM Berdikari Jember untuk melakukan pengawasan Kepada para pelajar. Hal ini untuk meminimalisir keikutsertaan pelajar STM dalam kegiatan demonstrasi, khususnya terkait Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Menurut Kapolsek , keikutsertaan Para guru Sekolah menjadi pendekatan yang efektif dalam memberikan pengertian kepada pelajar dan mengawasi agar tidak turut dalam aksi unjuk rasa. Apalagi usia mereka masih usia anak- anak.

“Saya minta Pihak kepala sekolah dan guru kelas untuk memberikan Pemahaman Kepada Mereka agar tidak terlibat dalam Aksi Kegiatan unras dan untuk mengajak putra- putri atau temannya agar tetap konsentrasi belajar,”Ungkap Kapolsek di dalam Kunjungannya Pada Selasa 13 Oktober 2020 di STM Berdikari Jember.

Sementara itu Kepala Sekolah STM Berdikari Jember H.Pradoto,S.H. menanggapi bahwa Pihaknya memberikan beberapa poin untuk mencegah Ke ikut sertaan Pelajar STM Berdikari dalam Penolakan UU Omnibuslaw atau UU Cipta Kerja diantaranya :

1. Pihak dari SMK Berdikari akan memberikan larangan dan peringatan keras kepada para siswa SMK Berdikari Jember agar tidak melakukan dan mengikuti aksi demo tolak Omnibus Law
2. Pihak SMK Berdikari Jember akan langsung berkoordinasi dengan Polsek Patrang apabila mendapatkan informasi adanya siswa SMK Berdikari Jember yang akan mengikuti aksi demo Tolak Omnibus Law
3. Pihak SMK Berdikari Jember juga akan menginformasikan terkait hasil koordinasi ini melalui pesan WhatsApp kepada para orang tua siswa agar selalu memonitor dan mengawasi kegiatan putranya di rumahnya Ujarnya
( Ibnu/Ptr ) #PolresJember #BagimuNegri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here