Bhabinkamtibmas Tandes Surabaya Hadir Di Kegiatan Rakor Kampung Tangguh Di Balai RW 2 Karangpoh

0
53

SURABAYA, Dalam mendukung program pemerintah “New Normal”, Bhabinkamtibmas Polsek Tandes Polrestabes Surabaya Aipda Rosuli Amri Naim menghadiri rapat koordinasi bersama para tokoh masyarakat (tomas) di Balai RW 2 yang ada di Balongsari Madya, Kelurahan Karangpoh, Kecamatan Tandes Surabaya, Senin (02/06/2020) malam.

Rakor ini membahas kebijakan baru yang akan dilakukan pemerintah dalam bentuk Satuab Tugas (Satgas) Tangguh Wani Jogo Suroboyo untuk menghadapi era hidup baru pasca pandemi Covid 19 atau dengan istilah New Normal.

“Dalam rapat dibahas langkah-langkah ke depan dalam melakukan upaya pencegahan penyebaran Covid 19 dengan menyiapkan kampung tangguh. Dan nantinya, kampung tangguh ini akan terus diterapkan meski pandemi telah berakhir,” kata Bhabinkamtibmas Polsek Tandes Polrestabes Surabaya Aipda Rosuli.

Karena, masih lanjut Aipda Rosuli, kampung tangguh juga merupakan sebuah bentuk pemolisian masyarakat karena didalamnya ada Wani Sejahtera, Wani Sehat, Wani Ngandani dan Wani Jogo. Sehingga diharapkan masyarakat bersama sama saling bahu membahu dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Pembentukan Kampung Tangguh Semeru (Sehat, Aman, Tertib dan Rukun) dilatar belakangi adanya permasalahan dilingkungan masyarakat, utamanya penanganan Covid-19 secara mandiri,” terangnya.

Disampaikan Bhabinkamtibmas Polsek Tandes Polrestabes Surabaya Aipda Rosuli, program ini merupakan kolaborasi antara Polri, TNI dengan masyarakat yang bertujuan membangun kemampuan dan kemandirian di tengah masyarakat dilingkungan kampung dalam rangka memerangi Covid. Nantinya Kampung Tangguh Semeru tidak lagi mengharapkan suport dan pendampingan dari pemerintah, sehingga mereka benar-benar mandiri mengurus kampung masing-masing untuk memotong mata rantai penyebaran Covid.

“Kampung Tangguh Semeru harus dijalankan secara bertanggung jawab. Akses keluar masuk kampung lebih diperketat sehingga siapapun yang masuk dan keluar akan didata untuk pendeteksian dini. Juga harus ada lumbung informasi agar semua masyarakat bisa ikut memonitor,” jelas Aipda Rosuli.

Disamping itu, lumbung logistik juga harus disiapkan untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu ada masyarakat kesulitan pangan. Pos kesehatan seperti ruang isolasi berikut peralatan protokol kesehatan, juga harus disediakan. Begitupun tim pemakaman jenazah harus dibentuk.

“Diharapkan masyarakat siap menghadapi hidup normal baru. Hidup dalam situasi budaya gotong royong. Tanpa dukungan masyarakat, pemerintah tidak bisa berbuat banyak untuk melawan Covid,“ ungkap Bhabinkamtibmas Polsek Tandes Polrestabes Surabaya Aipda Rosuli. (Polrestabes Surabaya / trie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here