Bhabinkamtibmas Kelurahan Manukan Kulon Surabaya Disiplinkan Inpres No 6 Tahun 2020 Di Kawasan Pasar Manukan Lor

0
25

SURABAYA – Keberadaan Polisi di setiap aktifitas warga merupakan wujud nyata hadirnya negara di tengah-tengah masyarakat.sebagai pengemban tugas pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, Bhabinkamtibmas garda terdepan Polri untuk menyelenggarakan kamtibmas yang aman dan kondusif. Untuk mewujudkan itu, Bhabinkamtibmas Polsek Tandes Polrestabes Surabaya Bripka Johan Permana bersama tiga pilar mendampingi Kanit Binmas Iptu Umi Kayati melakukan patroli sambaing di Kawasan Pasar Manukan Lor Kelurahan Manukan Kulon Kecamatan Tandes Surabaya, pada Jumat (11/09/2020) pagi.

Disampaikan Bhabinkamtibmas Polsek Tandes Polrestabes Surabaya Bripka Johan, pihaknya melaksanakan patrol sambang bertujuan untuk melakukan pemantauan pelaksanaan Inpres Nomor 6 tahun 2020 tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian corona virus disease 2019.

“Kami berharap dengan adanya kehadiran kami ditengah-tengah masyarakat, masyarakat merasa aman dan nyaman dalam melakukan aktifitasnya. Terkait dengan virus Corona atau COVID-19, tidak usah panik tetap menjaga pola hidup sehat disetiap harinya. Jangan menular dan tertular untuk dapat memutus rantai penyebarannya,” kata Bripka Johan.

Selain itu, Bhabinkamtibmas Polsek Tandes Polrestabes Surabaya Bripka Johan menambahkan, Inpres yang sudah disampaikan melalui sosialisasi diberbagai bentuk dan kegiatan agar dapat dilaksanakan dengan baik, hindari kerumunan yang menjadi salahsatu penyebab besar kemungkinan terjadinya penyebaran, selalu menjaga jarak dan gunakan masker saat keluar rumah serta rajin cuci tangan.

Di tempat terpisah Kapolsek Tandes Polrestabes Surabaya AKP Ricky Tri Dharma, S.H., S.I.K. menyampaikan, keberadaan Bhabinkamtibmas merupakan ujung tombak Polri dalam melakukan deteksi dini dan tangkal. Terlebih saat ini sedang terjadi wabah pandemi sehingga keberadaan Bhabinkamtibmas bersama tiga pilar dapat turun langsung ke masyarakat secara maksimal.

“Bagi masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan di tempat publik akan diberikan sanksi mulai dari teguran lisan maupun tertulis, tindakan phisik  hingga dalam bentuk denda administratif.  Kami akan lakukan tindakan tegas dengan penghentian maupun penutupan sementara penyelenggaraan usaha,” tegas Kapolsek. (Trie / Polrestabes Surabaya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here