Aktivitas malam takbiran di Kota Surabaya tidak seperti biasanya. Malam takbiran kali ini terlihat lengang karena Surabaya tengah berada di masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Beberapa ruas jalan protokol seperti Jalan Basuki Rahmat, Jalan Tunjungan, Jalan Gubernur Suryo hingga Jalan Pahlawan sepi. Padahal jalan-jalan ini biasanya ramai dan padat saat menyambut malam takbiran.

“Hari raya tahun ini berbeda, sepi karena Surabaya ditengah pandemi Corona. Takbiran di masjid saja tadi sampai pukul 21.00 WIB sudah sepi, namun tidak menuntut kemungkinan sebagai pengemban fungsi preventif kita tetap laksanakan patroli untuk mengantisipasi kerawanan tindak kejahatan dimalam takbiran” kata Kasat Sabhara Polrestabes Surabaya AKBP Herman Priyanto S.I.K, Minggu (24/5/2020).

Di tengah pandemi COVID-19 dan sudah masuk penerapan PSBB, Kasat Sabhara mengaku pihaknya juga memerintahkan seluruh personil Satsabhara untuk melakukan sosialisasi pada masyarakat. Terutama yang masih tetap berkumpul pada malam hari.

Patroli kali ini ketika melewati Jalan Rajawali, personil Raimas Satsabhara mendapati  segerombolan pemuda yang diduga akan melakukan Balap Liar, bersama mitra Sabhara yang berada di lokasi, Regu Raimas menghentikan dan memeriksa para terduga.

Setelah dilakukan pemeriksaan, tidak didapati sajam maupun narkoba. Namun para pemuda tersebut tidak memiliki surat-surat kendaraan dan beberapa kendaraan tidak safety. Karena telah melakukan pelanggaran lalin dan aturan PSBB, 13 Pemuda tersebut diserahkan ke Polsek Bubutan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here