Keseriusan Sat Resnarkoba Dalam Menangangi Peredaran Sabu – Sabu

0
30

Surabaya – Satresnarkoba Polrestabes Surabaya kembali membongkar 2,7 kg sabu disita.  Sabu dibungkus teh China, alat timbang, sepucuk airsoft gun, dan 7 butir pil ekstasi. Jaringan ini melibatkan oknum polisi,  ada enam tersangka dalam jaringan ini dan tiga diantaranya ditembak kakinya.

Keenam tersangka adalah Fy (28), warga Jalan Demak; Fa (21), warga Jalan Kedinding; Zn (18), warga Jalan; Lh alias RA (27), warga Tenggumung; Ry (34), warga Bangkalan dan As (36), warga Ponorogo.

Kasat Resnarkoba AKBP Memo Ardian didampingi Kanit Idik I Resnarkoba Polrestabes Surabaya, AKP Raden Dwi Kennard mengatakan,  kasus ini berawal dari pengembangan kasus yang kemarin. Kita dapatkan 1.300 ekstasi, dari seorang kuda dan bandar atas nama Fy.

“Kemudian dari Fy tersebut dia bekerja kurang lebih 3 bulan dan telah mengirim 50 kg sabu,” kata tuturnya. Jumat (07/08/2020)

Lanjut Memo, enam tersangka jaringan narkoba ini, dua di antaranya ialah oknum anggota yang menjadi pengedar narkoba.

“Sekali lagi saya ingatkan, narkoba itu tidak mengenal jabatan, jadi kita tetap komitmen dengan pemberantasan narkoba.  Kita menangkap kuda, kudanya adalah oknum anggota, karena melawan petugas dan membahayakan masyarakat, maka kita lakukan tindakan tegas, siapapun itu, kita tidak mengenal jabatannya apa, tetap kita akan melakukan pemberantasan narkotika,” tegas Memo.

Memo menjelaskan kedua oknum tersebut berdinas di dua tempat di Jawa Timur. Dari data yang dihimpun kedua oknum anggota tersebut berdinas di  wilayah jajaran Jatim.

“Oknum anggota dari Jawa Timur, di daerah Magetan dan Bangkalan,” ujar Memo.

Memo menjelaskan, dalam pengungkapan kasus narkotika pihaknya tidak padang bulu. Pihaknya bersama jajaran kepolisian akan menindak tegas.

“Pesan dari Bapak Kapolrestabes Surabaya, ayo kita sama-sama berantas, karena narkoba itu tidak hanya orang kaya, orang yang kemarin kita ungkap juga dari pemulung dan pelanggannya juga pemulung,” ungkap Memo.

Dari pengungkapan kasus ini, keenam tersangka dijerat dengan pasal yang berbeda. Untuk tersangka Fy dan Fa terncam dijerat Pasal 114 ayat 2 Jo. Pasal 132 ayat (1) dan Pasal 112 ayat (2) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Sedangkan tersangka Lh alias Ra dan Ry dijerat pasal Pasal 114 ayat 2 Jo. Pasal 132 ayat (1)dan  Pasal 112 ayat ( 1) Jo. Pasal 132 ayat (1). Sementara As dijerat Pasal 114 ayat( 2), dan pasal 112 ayat (2) No 35 tahun 2009, dengan ancaman hukuman minimal penjara 5 tahun, dan maksimal hukuman mati.( LM, HSM )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here