Serang Petugas Dengan Sajam, Dua Rampok Ditembak Polisi

0
14

Surabaya – Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil ungkap kasus sindikat spesialis pencurian dengan pemberatan dengan sasaran rumah kosong atau yang ditinggal pemiliknya dan hanya tinggal pembantu yanga ada dirumah sasaran tersebut.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Johnny Eddizon Isir, S. I. K., M. T. C. P saat konferensi pers menjelaskan, dua pelaku berinisial DP alias EB (53) warga Jakarta dan AN (59) asal Tangerang terpaksa dilakukan tindakan tegas dan terukur karena berusaha melawan menggunakan sajam.

Menurut Kombes Pol Johnny Eddizon Isir, S. I. K., M. T. C. P, pengungkapan kasus ini berawal adanya pembobolan rumah dibeberapa tempat di Surabaya yang terekam CCTV di 7 titik jalan di Surabaya yang dilakukan oleh 4 orang tak dikenal dengan menggunakan sarana sepeda motor serta menggunakan helm warana hitam.

“Untuk mengidentifikasi temuan tersebut, Tim Opsnal Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya kemudian melakukan penyelidikan dengan menganalisa hasil rekaman CCTV dan keterangan-keterangan saksi di sekitar TKP,” kata Kombes Pol Jhonny Edison Isir, S. I. K., Senin (13/7/2020).

Selanjutnya sejak Sabtu (11/7/2020) Tim Opsnal Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya melakukan penyelidikan di daerah salah satu perumahan di Surabaya untuk mencari pelaku dengan hasil analisa melalui CCTV dan keterangan saksi serta ciri-ciri pelaku.

Hingga akhirnya pada hari Minggu (12/07/2020) sekitar jam 10.00 wib anggota Tim Opsanal Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya mendapati informasi bahwa pelaku sedang melakukan percobaan pencurian di sebuah rumah di Jalan Dharmahusada Surabaya.

Mengetahui kejadian tersebut, petugas kemudian membuntuti pelaku dan akhirnya terjadi kejar-kejaran. Dan pelaku akhirnya berhasil dihentikan. Namun, saat hendak dilakukan penangkapan pelaku tiba-tiba turun dari motornya dan berusaha menyerang petugas menggunakan senjata tajam.

“Mengetahui kejadian tersebut, Petugas kemudian melakukan peringatan dengan memberikan tembakan peringan sebanyak 2 kali keatas, Karena pelaku masih nekad menyerang, petugas terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur.” terang Kapolrestabes.

Selain itu, petugas juga mengamankan barang bukti berupa rekaman CCTV dibeberapa TKP dan sekitarnya, 2 buah senjata tajam jenis golok, 1 unit sepeda motor Honda nopol L 4010 W, 2 buah kunci sepeda motor, 1 buah kunci L, 1 buah kunci obeng, 1 buah jam tangan, 3 buah gelang emas, 1 buah kalung emas, 2 buah dompet berisi identitas pelaku berupa 2 buah Sim C, dan uang tunai sebesar Rp. 4. 525.000,-.

Mantan ajudan Presiden RI, Ir H. Joko Widodo pada tahun 2017 itu juga mengatakan, meski ditengah wabah pandemi covid-19 akan terus berupaya untuk mengungkap setiap tindakan pidana yang terjadi di wilayah hukum Polrestabes Surabaya.

“Saya himbau kepada warga, mari kita tingkatkan pengamanan di lingkungan masing-masing, kami akan terus mewanti-wanti pelaku yang masih ada. Dan kami juga tidak segan-segan untuk melakukan tindakan tegas dan terukur bagi pelaku kejahatan.” tandasnya. F**

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here