Sembunyikan Sabu Dibalik Al-Quran Untuk Kelabuhi Petugas

0
17

Surabaya – Sungguh keterlaluan, mengapa tidak seorang lelaki berinisal SR (45) warga Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir, Surabaya, nekat menyimpan sabu dibalik lembaran kitab suci al-Quran untuk mengelabuhi Petugas.

Awalnya polisi yang menindaklanjuti laporan dari warga masyarakat terkait aksi jual beli sabu tersebut sempat kesulitan untuk mendapatkan barang bukti.

Diketahui, pelaku ini sangat licin dan pandai mengelabuhi petugas yang hendak menangkapnya.

Seperti yang dikatakan pepatah kunu, sepandai pandainya tupai melompat pada akhirnya jatuh juga, meski usaha dengan sekian rupa yang dilakukan RS, pada akhirnya terbongkar.

Dari penjelasan Kanit Idik 2 Iptu Danang mengatakan, penangkapan tersebut berawal dari laporan masyarakat setempat atas adanya aksi penyalahgunaan narkoba.

Kemudian ditindak lanjuti dengan penyelidikan oleh Anggota 0psnal Unit 2 Satresnarkoba Polrestabes Surabaya. Hingga pada Jum’at 26 Juni 2020 sekira pukul 20.00 WIB di rumah Jalan Tenggumung Wetan Gang Delima, Wonokusumo Kecamatan Semampir, Surabaya pelaku dapat diamankan.

Dari penggrebekan ini, petugas berhasil mengamankan satu orang tersangka yakni, SR yang diduga mejadi pengedar sabu-sabu di wilayah Surabaya Utara.

“Aksi pelaku ini sungguh sangat terlalu, betapa tidak kitab suci digunakan pelaku ini untuk menyimpan sabu,” sebut Iptu Danang, saat Konferensi Pers di Depan Gedung Anindita Polrestabes Surabaya, Kamis (2/7/2020).

Pada saat penggrebekan petugas menemukan barang bukti sebuah kitab suci al-Quran yang didalamnya terdapat 2 poket plastik berisi sabu masing-masing seberat 0,35 gram dan 1 poket lagi seberat 0,40 gram.

SR kepada Petugas mengatakan bahwa barang haram tersebut mendapatkan dari temannya yang berinisial H, yang dibeli sekitar 3 minggu yang lalu dengan cara diranjau dalam kantong plastik.

“Mereka meranjau di makam Pahlawan Jalan Kusuma Bangsa Surabaya sebanyak tiga gram dengan harga Rp 3.000.000,” tambah Iptu Danang.

Pelaku stelah mendapatkan sabu tersebut, kemudain dipecah menjadi 15 poket dengan rincian 12 poket lainnya sudah laku terjual. Hanya tinggal 3 poket sabu yang ditemukan petugas saat penggerebekan.

Tidak hanya itu, pelaku juga mengaku bahwa sabu-sabu yang didapat perpoketnya dijual seharga Rp. 350.000 kepada setiap pelanggannya.

Akbiat perbuatannya, pelaku saat ini telah mendekam dibalik jeruji besi Polrestabes Surabaya dan akan di jerat pasal 114 Ayat (1) Subs. Pasal 112 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. F*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here