Selama 6 Bulan Satresnarkoba Polrestabes Surabaya Tangani 500 Kasus Narkotika

0
24

Surabaya – Satresnarkoba Polrestabes Surabaya kembali menggelar pembakaran barang bukti narkotika hasil penangkapan selama 6 bulan terakhir sejak Januari 2020 sampai Juni 2020.

Laporan dari Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya selama 6 ini telah menangani sebanyak 500 kasus dari 693 tersangka yang terdiri dari 652 orang laki-laki dan 41 orang perempuan.

Barang bukti yang diamankan dari tersangka tersebut, terdapat 145, 274 Kg sabu, 22,191 butir extasi,  4.280 butir Happy Five, 38 butir Xanax, 6.5.8.495 butir Pil Koplo atau di kenal dengan doble L, 14 botol Keylamin cair dan Obat Keras (D5) sebanyak 43.000 butir.

“Jika 1 Kg sabu dapat digunakan oleh 8000 pengguna, berati sudah kurang lebih 1 juta nyawa warga yang bisa diselamatkan dengan kita menyita kurang labih 155 kg gram sabu.” jelas Kapolrestabes Surabaya saat memberikan sambutan pada acara pemusnahan narkoba di Halaman Utama Polrestabes Surabaya, Kamis (18/06/2020).

Kapolrestabes Surababaya, Kombes Pol Johnny Edizon Isir, S.I.K., M.T.C.P mengajak kepada seluruh element baik tokoh ulama’, tokoh masyarakat, generasi muda dan instansi lainnya untuk bersama-sama memerangi narkoba demi generasi muda bangsa Indonesia.

“Peralawan terhadap narkotika ini adalah suatu perang yang tidak akan berhenti. Dan semua element masyarakat harus saling bahu-membahu bersama untuk memerangi penyalahgunaan narkotika ini.” Lanjutnya.

Dalam pemusnahan barang bukti tersebut, dihadiri Walikota Surabaya, Tri Risma Harini, Danrem, Porkopimda, BNN, Kejari, Tokoh Ulama’ dan Gerakan Anti Narkoba Surabaya.

Tindakan kejahatan penyalahgunaan narkotika merupakan kejahatan yang sangat luar biasa dan menguntukan bagi kelompok yang terlibat dalam jaringan narkotika.

Menurutnya sebagai petugas yang berada di lini depan membutuhkan kometmen, kegigihan dan integritas yang utuh, karena sebagai petugas yang berperang terhadap suatu bentuk kejahatan yang sangat luar biasa, yang kejahatan tersebut menyerang terhadap sendi-sendi kehidupan.

“Ini yang perlu kita sadari, tanpa semangat, tanpa kometmen dan tanpa integritas semua yang kita lakukan tidak akan banyak berdampak signifikan. Indonesia akan tetap menjadi daerah tujuan dan Indonesia akan menjadi transit, karana potensi pasarnya sangat besar, maka dari itu kita harus bangkit melawan narkoba,” tandas Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Johnny Edizon Isir, S.I.K., M.T.C.P. (f**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here