3 Pilar Karang Pilang Surabaya, Resmikan Kampung Tangguh Wani Jogosuroboyo. Pencegahan Covid-19

Camat Karang Pilang Eko Bud.Msi, di dampingi Danramil Karang Pilang Mayor Anton Subandi, Kapolsek Karang Pilang Polrestabes Surabaya Kompol Samsul Hadi.SH. meresmikan Kampung Tangguh pencegahan Covid-19 di Perum Gunung Sari Indah Kelurahan Kedurus Karang Pilang Surabaya, Jum’at (29/05/2020).Jam 08.00 Wib.

3 Pilar Karang Pilang Surabaya, meresmikan Kampung Tangguh Wani Jogosuroboyo guna pencegahan Covid-19 yang berada di Perum Gunung Sari Indah Kelurahan Kedurus Karang Pilang Surabaya

Kampung Tangguh Wani Jogosuroboyo, ini untuk memberdayakan masyarakat ikut aktif berperan serta dalam upaya pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-19 di lingkungan. Peresmian Kampung Tangguh Wani Jogosuroboyo dengan melibatkan LPMK dan ToMas, ToGa.Kelurahan Kedurus Karang Pilang Surabaya

Camat Karang Pilang Surabaya Eko Budi. mengatakan pembentukan Kampung Tangguh Wani Jogosuroboyo untuk pencegahan Covid-19 merupakan instruksi dari Gubernur, Kapolda, dan Pangdam. Lewat Kampung Tangguh Wani Jogosuroboyo ini, pemerintah ingin menyadarkan masyarakat dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

“Kampung tangguh Wani Jogosuroboyo ini, sebagai embrio untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19,” kata ” Eko.

Dikatakannya, untuk sementara ini hanya di Kelurahan Kedurus ada Kampung Tangguh di kecamatan Karang Pilang dari 4 Kelurahan, Rencananya, tiap kelurahan harus memiliki Kampung Tangguh pencegahan Covid-19.

“Harapannya, dengan Kampung Tangguh ini, masyarakat sudah akrab dengan Covid-19. Masyarakat tidak terlalu ketakutan saat ada kasus Covid-19 di lingkungannya. Sehingga masyarakat siap menghadapi new normal di tengah pandemi Covid-19” ujarnya.

Kapolsek Karang Pilang Polrestabes Surabaya Kompol Samsul Hadi. SH. mengatakan Kampung Tangguh / wani jogo Suroboyo ini merupakan strategi pencegahan Covid-19. Kampung Tangguh Wani Jogosuroboyo yakni, satu kawasan tertentu dalam kelurahan,, maupun lingkungan RT/RW memiliki 4 ketangguhan.

Wani sehat
Wani Sejahtera
Wani Jogo
Wani Ngandani

Dengan 4 Ketangguhan tersebut agar masyarakat paham dan mengerti serta masyarakat paham dengan penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19.

“Masyarakat paham soal karantina, paham dengan penanganan orang sakit, dan penanganan orang meninggal baik karena Covid-19 maupun tidak,” kata Samsul.

Kampung Tangguh wani jogo Suroboyo memiliki lumbung pangan. Masyarakat yang mampu memberikan bantuan kepada masyarakat kurang mampu atau terdampak pandemi Covid-19. Bantuan itu dikumpulkan dalam lumbung pangan yang dikelola oleh petugas.

Terakhir, kata Samsul masyarakat harus tangguh di bidang sosial. Menurutnya, tangguh di bidang sosial ini termasuk di dalamnya soal keamanan lingkungan dan gotong royong. Tamu yang keluar masuk lingkungan harus didata dan akitivitas sosial dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Sekarang konsen kami mengangkat peran serta masyarakat ikut menyelesaikan persoalan Covid-19 di lingkungan. Masyarakat punya ketangguhan ketahanan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan. Harapannya dengan pola seperti ini bisa menekan penyebaran Covid-19,” katanya.(loory)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here