Muspika sukomanunggal melaksanakan rapat bahas masalah pedagang pasar Asem dan pasar tumpah.

Surabaya polsek sukomanunggal polrestabes surabaya, setelah dilakukan penutupan pasar asem dan pasar tumpah selama 14 hari menyusul adanya pedagang ayam yang terpapar virus corona atu vovid 19.

Dalam hal ini telah dilakukan rapat muspika kecamatan sukomanunggal yang dipimpim olrh camat sukomanunggal Bapak Lakoli.

Selain camat sukomnunggal yang hadir dalam rapat tersebut adalah Danramil 0830/05 Tandes Kapolsek Sukomnunggal AKP ADE CHRISTIAN MANAPA,SE. S.I.K, M.H, Lurah Simo Mulyo, koordinator pasar dan.perwakilan pedagang pasar asem.

Kegiatan rapat muspika diselenggarakan di aula kecamatan sukomanunggal jalan simo mulyo I surabaya, selasa ( 19/05/2020 ).

Dalam rapat tersebut disampaikan oleh camat sukomnunggal surabaya agar para pedagang Pasar Asem Dan pedagang Pasar Tumpah diminta kesadarannya ketertiban dalam penempatan lapaknya Demi kepentingan bersama, Untuk Pasar Asem dan Pasar Tumpah selama adanya musibah pandemi Covit 19 para pedagang untuk jaga jarak dan selalu memakai masker dan menyediakan tempat cuci tangan, Untuk giat aktifitas pasar tumpah tidak di perbolehkan menggunakan Kendaraan Pick Up maupun Ranmor Roda 3 akan dpt mengakibatkan kemacetan arus lalulintas dan arahan yang disampaikan Kapolsek qsukomanunggal untuk para pedagang tidak mementingkan kepentingan comunity kecil dikarenakan trotoar sarana pejalan kaki dan jalan Raya merupakan kepentingan bersama agar tetap Menjaga ketertiban dalam aktifitas berjualan.

Polrestabes surabaya Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here