Wartawan Liput Demo Ricuh di Makassar Dipukul Oknum Polisi

0
351

Makassar – Seorang wartawan media nasional Antara bernama Darwin dilarikan ke rumah sakit setelah dipukuli oknum polisi. Wartawan tersebut dipukuli saat meliput aksi demonstrasi ricuh di sekitar kantor DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel), Makassar.

Rusdi, salah seorang saksi mata, mengatakan insiden pemukulan itu terjadi ketika korban tengah mengambil foto peristiwa pemukulan mahasiswa yang dilakukan sejumlah polisi.

“Kejadiannya dekat showroom Jalan Urip Sumoharjo. Korban ditegur polisi dari mana, korban angkat ID card bilang, ‘Saya wartawan.’ Tapi tetap dihantamki. Diseret juga, nah saat itu adami lodi (wartawan lainnya) yang ambilkinatarikki,” kata Rusdi.

Akibat kejadian pemukulan itu, Darwin menderita luka bocor pada kepala bagian belakang. Korban juga menderita memar pada sejumlah bagian tubuh.

Wartawan tersebut dilarikan ke RS karena mengalami kepala bocorWartawan tersebut dilarikan ke RS karena mengalami kepala bocor. (Foto: Dok. Istimewa)

“Lokasi kejadian pemukulannya di dalam lorong sampingnya showroom mobil (Jalan AP Pettarani),” kata Rusdi, yang juga seorang wartawan.

Selain itu, dua wartawan dari media regional di Sulsel dilaporkan menerima perlakuan yang sama dari sejumlah oknum polisi.

Sebelumnya, Selasa (24/9) sekitar pukul 16.15 Wita, terjadi kericuhan di kantor DPRD Sulsel sebagai titik aksi ribuan mahasiswa dari berbagai kampus. Kericuhan yang sudah kedua kalinya itu pecah setelah polisi menghalau massa aksi dengan tembakan gas air mata.

Massa aksi yang sebagian melarikan diri ke Jalan AP Pettarani berbatasan dengan Jalan Urip Sumoharjo berbalik melempar polisi dengan batu. Kericuhan pun terjadi.
(jbr/fdn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here