Surabaya – Hanya karena tawaran pijatannya di tolak, pria surabaya ini nekat mencuri dua buah handphone (HP), customernya.

Pelakunya, Aris Aldiansyah (25) warga Jalan Bratang Gede I, Rt.02 Rw.11 Surabaya. Dia diamankan Reskrim Polsek Karangpilang Polrestabes Surabaya, Jumat 29 November 2019 pukul 21.30 WIB.

Ceritanya, pelaku (Aris) bertamu kerumah korban, Novita, (33) di Perum griya Kebraon Utara 3 blok AG No.24 Surabaya.

Kedatangan pelaku ini bukan tanpa alasan, dirinya saat itu menawarkan jasa pijat namun ibu korban Toyipah, (50) tidak berkenan untuk dipijat.

Dikarena ibu korban sudah kenal sebelumnya, maka pelaku ini disuruh masuk kedalam rumah bahkan diberi makan.

“Lalu, ketika pelaku makan ibu korban pamitan untuk menjalankan ibadah sholat,” sebut Iptu Wardi Waluyo, Kanit Reskrim Polsek Karangilang Polrestabes Surabaya, Minggu (1/12/2019).

Saat ibu korban sholat itulah, ada kesempatan yang digunakan pelaku. Karena rumah sepi dan korban tidak ada, pelaku langsung masuk kedalam kamar tidur korban.

Dalam kamar iru ada dua HP berada di meja kamar tidur, namun 1 HP type J5 ditingal dibawah kursi ruang tamu korban dan 1 HP type J7 dibawa pulang pelaku.

“Alasannya klasik, HP akan dipakai sendiri karena pelaku tidak memiliki HP android,” tambah Wardi.

Pelaku akhirnya tertangkap setelah korban melapor. Dalam penyelidikan yang dilakukan petugas tersangkanya mengarah ke pelaku yang sebelum kejadian menawarkan jasa pijat.

Tukang pijat itu kini mendekam dalam penjara karena melanggar Pasal 362 KUHP. Polisi juga mengamankan, 1 (satu) buah HP Samsung J7 Prime, Warna putih gold sebagai barang bukti.

Baca juga berita Polrestabes Surabaya dan Kapolrestabes Surabaya

Sumber: kabarjawatimur.com

Kapolrestabes Surabaya. Polrestabes Surabaya, Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Sandi Nugroho

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here