Sosok AIPDA Basith Anggota Provost Polsek Makasar Jakarta Timur Ajarkan Ngaji dan Tahlil Tahanan

0
451

Beritapolisi.com – Polsek Makasar Jakarta Timur, AIPDA Basith merupakan Anggota Provost (Polisi Militer) yang berdinas di Kepolisian Sektor Makassar, Jakarta Timur. yang sehari hari tugasnya selalu menegakkan disiplin bagi anggota lainnya dari kehadiran sampai dengan pelaksanaan tugas

Anggota yang satu ini memang religius dia sering memimpin tahlil baik di Polsek dimana dia bertugas maupun di Polres dan di lingkungan tempat tinggalnya.

Aipda basith anggota provost polsek makasar jaktim (foto: adhy/beritapolisi)

Beliau juga tertarik memberikan pencerahan kepada Tahanan yg ada di Polsek dimana dia berdinas dia hadir di tengah para tahanan Polsek Makasar untuk memberikan kedamaian hati untuk mereka: mengajar mengaji.

AIPDA Basith bercerita, beliau mulai mengajar ngaji di tahanan sejak ia berdinas sebagai penyidik provost tahun 2002 di Polres Jakarta Timur. Saat itu, ia meminta izin kepada Kepala Unit Provost Jakarta Timur, AKP Jamin, untuk mengajar.

Aipda basith Ajarkan ngaaji tahanan (foto: adhy/beritapolisi)

Pak Jamin langsung mengiyakan. Menurut Pak Jamin, hal tersebut merupakan ide yang bagus,” kata AIPDA Basith, saat mengenang obrolan bersama atasannya di Polres Metro Jakarta Timur yang sekarang sudah tidak ada lagi.

AIPDA Basith mengatakan, ia berinisiatif untuk mengajar ngaji karena selalu ingat dengan salah satu hadis dari Nabi Muhammad SAW.

Aipda basith ajarkan ngaji tahanan (foto: adhy/beritapolisi)

“Cuma satu yang saya pegang, yakni hadis Rasul, ‘sampaikanlah walau satu ayat’,” ucap AIPDA Basith.

Sejak mengajar, AIPDA Basith mengaku iklas mengajar ngaji kepada tahanan dengan harapan semoga tahanan kelak dapat menyadari apa yang dilakukan selama ini adalah suatu kesalahan dan menyesalinya sehingga akan kembali ke jalan Allah SWT dan Menurutnya, ia hanya ingin membagi ilmu agama yang ia punya.

Aipda basith ajarkan ngaji tahanan (foto: adhy/beritapolisi)

AIPDA Basith bekerja selama 12 jam sehari. Jika ia masuk malam, ia akan mengajar ngaji pada pagi hari, usai salat Subuh hingga pukul 06.30 WIB. Sementara itu, jika masuk siang, ia akan mengajar selepas salat Asar hingga Magrib.

“Kami juga biasanya salat berjamaah bersama,” ucap AIPDA Basith.

AIPDA Basith dalam mengajar ngaji tahanan dilaksanakan dalam sel karena Tahanan tidak diperbolehkan keluar Sel atau ruang tahanan tapi walapun mengajar ngaji di balik jeruji AIPDA Basith tetap semangat.

Sumber berita: KOMPOL Wasiem Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Timur.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here