Rumah Semi Permanen Milik Kadek Parta Sanjaya Sudah Rata Dengan Tanah Pasca Terbakar

0
35

Peristiwa kebakaran kembali terjadi di Buleleng. Kali ini menimpa rumah milik Kadek Parta Sanjaya, 46, pada Kamis (12/4) sore sekira pukul 18.15 Wita. Rumah semi permanen berukuran 5×6 meter yang berlokasi di Banjar Dinas Batu Ampar, Desa Pejarakan Kecamatan Gerokgakludes terbakar dalam sekejap.

Informasi dari pihak kepolisian menyebutkan, saat kejadian rumah dalam keadaan kosong. Pemilik rumah Kadek Parta Sanjaya sedang pergi ke rumah mertuanya, di Banjar Dinas Marga Garuda, Desa Pejarakan

Tiba-tiba, Kadek Parta justru mendapat telpon dari Putu Sudarsani yang memberitahukan kalau rumahnya terbakar. Mendengar berita mengejutkan itu, Kadek Parta langsung bergegas menuju rumahnya. Alangkah terkejutnya, sesampai di rumahnya Parta sudah mendapati api begitu besar berkobar melahap seisi rumahnya.

Warga sekitar yang melihat peristiwa tersebut berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya menggunakan ember dan selang sembari menunggu datangnya mobil damkar. Namun karena rumah semi permanen terbuat dari kayu dan bambu yang mudah terbakar sehingga dalam sekejap api begitu cepat meratakan bangunan milik pria yang keseharian bekerja sebagai buruh bangunan tersebut. Bahkan sesampainya mobil damkar di TKP, kondisi rumah sudah rata dengan tanah

Praktis tak ada barang yang tersisa dari musibah kebakaran ini. “TV, kompor, kulkas, HP dan peralatan rumah tangga, tempat tidur serta surat-surat hangus terbakar. Tak ada yang tersisa. Korban menderita kerugian mencapai Rp 30 juta. Korban nihil, karena saat kejadian keadaan rumah sedang kosong,” kata Kasubag Humas Polres Buleleng AKP Nyoman Suartika.

Dari hasil penyelidikan kebakaran diduga terjadi akibat korsleting listrik. Dugaan itu diperkuat dengan keterangan saksi Putu Sudarsani, 43. Kepada petugas dirinya mengaku menemukan kabel listrik di atas padmasana di pertigaan Banyuwedang, yang kebetulan satu jalur dengan rumah terbakarr mengeluarkan api.

Kesaksian juga dipertegas oleh Ketut Putra, 60 yang menjelaskan bahwa api pertama kali dilihat di tongkok listrik yang terletak disisi barat rumah. Kemudian merembet ke timur ke kamar tidur dan dapur dan menghabiskan bangunan beserta isinya.

“Berdasarkan analisa di TKP dapat diprediksi penyebab terjadinya kebakaran adalah adanya konsleting listrik dan tidak ada unsur kesengajaan ataupun sabotase. Meski demikian, kami tetap melakukan penyelidikan atas kasus ini” imbuh AKP Suartika saat dikonfirmasi melalui saluran telepon Jumat (13/4) pagi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here