Polisi Laksanakan Razia Senjata Tajam Dalam Rangka Mencegah Terjadinya Konflik Antara Masyarakat

0
214

 

Papua – Polisi laksanakan Razia senjata tajam dalam rangka mencegah terjadinya konflik antara masyarakat di sekitaran Kota Jayapura. Kegiatan ini dilakukan di dua tempat yaitu di depan Polsek Abepura dan Expo Waena, Minggu (01/9/19).

Di depan Polsek Abepura Razia dilaksanakan dengan melibatkan 71 personil yang dipimpin oleh Kasubbid Gasum AKBP Ferdyan Indra Fahmi SIK, terdiri dari 30 personil Brimob, 15 personil Dit Lalulintas, 16 personil Dit Sabhara dan 10 personil Polsek Abepura.

Di Expo Waena Razia dilaksanakan dengan melibatkan 113 personil yang dipimpin oleh Kasubbid Gasum AKBP Ferdyan Indra Fahmi SIK, terdiri dari 63 personil Brimob, 15 personil Dit Lalulintas dan 35 personil Dit Sabhara.

Sebelum melaksanakan Razia senjata tajam Kasubdit Gasum Dit Samapta Polda Papua AKBP Ferdyan Indra Fahmi, S.Ik yang memimpin Razia mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk menjaga adanya komplik atau adanya unjuk rasa susulan oleh oknun-oknum yang mau merusak dan mengadu domba masyarakat Papua khususnya di Jayapura ini.

Oleh karena itu kita harus mencegah ini secepat mungkin agar apa yang tidak kita inginkan itu tidak terjadi. Dalam melaksanakan kegiatan ini agar mengedepankan 3S (Senyum, Sapa dan Salam). Anggota jangan sampai terpancing emosi dan bertindak atau berkata kasar yang dapat membuat masyarakat tersinggung karena Razia yang dilaksanakan.

Adapun senjata tajam dan atribut yang diamankan Anggota di depan Polsek Abepura berjumlah 30 yang terdiri dari parang, badik, cutter, celurik, taring babi, sangkur, senapan angin dan gelang KNPB. Sedangkan di Expo Waena ditemukan sebanyak 15 Senjata tajam dan alat yang dapat membahayakan yang terdiri dari parang, badik, cutter dan sangkur.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here