Lestarikan Budaya Bentan (Bintan), Kapolsek Dan Anggota Bhabinkamtibmas Bintan Terima Gelar Datok

0
402

Ketua Yayasan Waris Hang Tuah Singapura, Tun Ismail Bin Muhammad Yacob memberikan penganugerahan Jasamu di Kenang Dalam Menjaga Dan Melestarikan Adat Budaya Bentan kepada 20 orang.

Diantara ke 20 orang tersebut, terdapat 2 anggota Polri yang menerima gelar Datok dalam penganugerahan tersebut yakni Kapolsek Teluk Bintan AKP L.H.Rambhe dan Anggota Bhabinkamtibmas Brigadir Wahyudi Pratomo.

Acara penganugerahan tersebut berlangsung di Balai Adat Indera Bangsawan Bintan Bekapur Desa Bintan Buyu Kecamatan Teluk Bintan pada Sabtu (6/1/2018) sore.

Hadir dalam kegiatan tersebut, H.Huzrin Hood, SH, MH, M.Pd.i selaku Sripaduka Buana Kesultanan Bentan Darul Masyhur, Tun Ismail Bin Muhammad Yacob selaku Ketua Yayasan Waris Hang Tuah Singapura, Kapolsek Teluk Bintan AKP.L.H.Rambhe, Camat Teluk Bintan Assun Ani,S.Sos Serta pengurus Kesultanan Bentan Darul Masyur dan pengurus Yayasan Waris Hang Tuah Singapura berjumlah 35 orang.

Dalam kesempatan tersebut, Sripaduka Buana Kesultanan Bentan Darul Masyhur memberikan kata sambutan. Ia mengatakan “Kegiatan ini merupakan bentuk upaya dalam menjaga dan melestarikan kebudayaan adat bentan serta menjunjung tinggi adat melayu.” Kata H. Huzrin Hood,SH,MH.

Kemudian Ketua Yayasan Waris Hang Tuah Singapura Tun Ismail Bin Muhammad Yacob memasangkan selempang serta memberikan penganugerahan jasamu dikenang yang telah menjaga dan melestarikan adat budaya Bentan kepada Datok H.Huzrin Hood,SH, Datok Mad Syah, Datok Awang Muhammad,
Datok Kamaruddin, Datok Husban, Datok Anton, Datok Ibrahim, Datok Assun Ani,S.Sos, Datok L.H.Rambhe, Datok Al – Almin, Datok Supiansyah, Datok Minsyahrul, Datok Mahani, Datok Tanti, Datok Dani, Datok Zahar, Datok Noi, Datuk Johani, Datuk Hasan serta Datok Wahyudi Pratomo.

Usai penganugerahan diberikan, Persembahan Silat Warisan Hang Tuah oleh Yayasan Warisan Hang Tuah Singapura. Pukul 17.15 WIB rangkaian kegiatan telah berakhir.

Sekilas Sejarah kerajaan Bentan (Bintan) yang dimana terdapat Istana Kota Kara di kawasan kaki gunung Bentan merupakan asal muasal terbentuknya kerajaan Malaka dan Johor, disitulah hikayat Hang Tuah menginjakan kakinya dalam memperjuangkan kerajaan melayu.

Sehingga melayu Bentan, Melayu Singapura, Malaka dan Johor memiliki ikatan yang sangat kuat dalam mempertahankan adat istiadat dan serta budaya peninggalan sejarah yang ada di Kawasan Bintan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here