Ruang tahanan di Polres Sidoarjo dipasangi pendingin udara. Hal itu dilakukan untuk memberi kenyamanan dan lebih memanusiakan tahanan.

“Ada beberapa fasilitas yang sengaja ditambah oleh Polres Sidoarjo. Di nataranya pendingin udara, dua ruang sel baru, dan kamar mandi dengan kapasitas modern (shower),” kata Wakapolresta Sidoarjo AKBP Indra Mardiana di Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu 10 Mei 2017.

Wakapolresta Sidoarjo AKBP Indra Mardiana menjelaskan, penambahan fasilitas tersebut dilakukan karena kondisi ruang sel yang ada saat ini sangat sempit. Sementara, jumlah tahanan terus bertambah.

“Saat ini, di Polres Sidoarjo ada tiga blok ruang tahanan yang bisa menampung sekitar 60 narapidana. Padahal, jumlah tahanan ada 134 orang. Jelas melebihi kapasitas,” terang Wakapolresta Sidoarjo AKBP Indra Mardiana.

Disamping padat, lanjut Wakapolresta Sidoarjo AKBP Indra Mardiana, kondisi ruang tahanan juga bau. Dengan penambahan, setidaknya bisa mengurangi permasalahan dan memberi kenyamanan bagi tahanan.

Menurut Wakapolresta Sidoarjo AKBP Indra Mardiana, membuat nyaman ruang sel bukan serta merta ingin menambah angka kriminalitas di Sidoarjo. Minimal, para napi tidak berfikiran untuk melarikan diri.

“Pengawasan di sini sudah sangat ketat. Tapi, tidak menutup kemungkinan untuk memaksimalkan fasilitas. Kami tahu mereka bersalah, tapi tidak ada salahnya jika memanusiakan mereka,” tuturnya.

Selain lima unit pendingin udara, Polresta Sidoarjo menambah dua ruang sel baru berukuran 14 X 20 meter persegi. Rencananya, ruangan itu bisa menampung 50 tahanan. Didalamnya juga dibangun kamar mandi berkapasitas modern yang menggunakan Shower dan closet duduk.

“Kami berharap, ruang sel baru sudah selesai sebelum bulan puasa,” pungkasnya.