Anak Pengungsi Rohingya Semangat Belajar di Sekolah Darurat

0
7166

Semangat anak-anak pengungsi Rohingya untuk belajar nampaknya tidak surut, meskipun mereka hidup di kamp pengungsi. Ini terlihat dari sejumlah anak Rohingya yang belajar di sekolah darurat yang dibangung Indonesia di kamp pengungsian di Bangladesh.

Menurut Kedutaan Besar Indonesia di Dhaka, Bangaldesh, sekolah darurat yang berlokasi di kompleks field hospital Indonesian Humanitarian Alliance (IHA), berlokasi di kamp pengungsian 15 Jamtoli di Cox’s Bazar.

Rumah sakit lapangan itu dibangun oleh IHA, gabungan dari 11 lembaga kemanusiaan Indonesia. Awalnya, fasilitas itu hanya dioperasikan untuk memberikan pelayanan kesehatan semata. Namun, karena melihat kebutuhan pendidikan, khususnya untuk anak-anak pengungsi, sejak tahun 2018 kompleks IHA juga memberikan akses terhadap pendidikan.

“Proses belajar mengajar untuk anak-anak Rohingya dilakukan oleh seorang tenaga pengajar non-profesional, yang juga merupakan separugnya berasal dari pengungsi. Beberapa materi pelajaran, seperti matematika, bahasa Inggris, dan bahasa Myanmar menjadi materi yang diberikan oleh pengajar dalam kegiatan belajar mengajar,”  kata  KBRI Dhaka.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here