SURABAYA – Seorang pengedar sabu asal jalan Pragoto diringkus unit Idik II Satresnarkoba Polrestabes Surabaya. Pemuda bernama MH (24) itu ditangkap saat menunggu pembelinya di salah satu warkop di wilayah Pragoto Surabaya, Jumat (20/3/2020).

Saat ditangkap, MH tak berkutik, setelah polisi menemukan sembilan poket sabu siap edar masing-masing dengan berat 0,36 gr, 0,34 gr, 0,34 gr, 0,34 gr, 0,34 gr, 0,32 gr, 0,32 gr, 0,32 gr dan 0,32 gr.

Kanit Idik II Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, Iptu Danang Eko, menuturkan penangkapan terhadap tersangka dilakukan setelah polisi melakukan pengintaian beberapa minggu di lokasi tersebut.

“Stelah Kami menyelidiki, kami temukan tanda-tanda yang bersangkutan menjual sabu dari sana kami dalami dan akhirnya kami tangkap,” kata Danang, Rabu (25/3/2020).

Kepada polisi, Hosen mengaku mendapat barang itu dari seseorang yang dipanggilnya dengan sebutan CAK.

Sabu itu dititipkan oleh CAK (DPO) kepada MH untuk dijual. Setiap kali laku, Hosen mendapat komisi sebesar 20 sampai 30 ribu per poketnya.

“Sehari gak mesti stok berapa. Dapatnya upah dari atasannya itu per poket,”tambah Danang.

Aktivitas itu dilakukan MH sudah enam bulan terkahir. Ia tak perlu mencari pembeli karena bagi mereka yang butuh tinggal mendatanginya di sebuah warkop.

“Sistemnya jual ke orang yang lagi cari. Jadi beberapa kali sudah beli ke dia baru dilayani,” tandas Danang.

Saat ini, polisi masih terus memburu atasan Hosen yang sudah teridentifikasi keberadaannya.

Baca juga: berita Polrestabes Surabaya dan Kapolrestabes Surabaya.

Sumber: Surabaya.tribunnews.com

Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya, Polrestabes Surabaya dan Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Dr Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here