Sebagai pengayom dan pelindung masyarakat, Polisi dituntut untuk selalu dekat dan menunjukkan sikap peduli kepada masyarakat. Hal ini dilakukan Polsek Abeli dengan memberikan bantuan yang dikumpulkan dari personel Polsek Abeli untuk membantu biaya selama pengobatan Anak salah warga di wilayah hukum Polsek abeli yang menderita Penyakit Hidrosefalus. Sabtu (15/02/2020)

Sebelumnya, Kapolsek Iptu Laode Arsangka S.Sos.,MSi. Mendapat laporan dari anggota Bhabinkamtibmas Bripka Asrudi bahwa ada seorang anak perempuan yang berusia 9 (Sembilan) bulan bernama Armeika Nur Azizah putri pasangan dari Bapak Arianto dan Ibu Dewi yang menderita penyakit Hidrosefalus semenjak berumur 3 (tiga) bulan dan saat ini telah mendapat bantuan untuk operasi dari perkumpulan RPS (Rumpun Perempuan Sultra) yang rencananya akan berangkat ke Makassar pada hari Minggu tanggal 16 Februari 2020 dan akan dirawat di Rs.Wahidin Makassar.

Untuk itu, dipimpin langsung oleh kapolsek Abeli personel Polsek Abeli pagi ini sekitar pukul 08.30 Wita mengunjungi warganya yang anaknya menderita Hidrosefalus di Jl.Poros Moramo Kel.Anggalomelai Kec.Abeli. Pada saat menyerahkan bantuan Kapolsek mengatakan “jangan dilihat nilainya tapi ini bentuk empati dari kami terhadap masyarakat yang kurang mampu diharapkan bantuan ini dapat membantu kebutuhan hidup selama menjalani perawatan nanti di Makassar’’ Jelasnya.

Pada kesempatan itu juga Kapolsek memberikan semangat kepada orang tua anak tersebut, ia mengatakan agar selalu sabar karena yakin dan percaya apapun yang menimpa manusia adalah kehendak Allah subhanawataallah sebagai ujian, cobaan kepada manusia untuk menguji keimanan, ketaqwaama dan kesabaran umat Manusia. Bantuan yang kami berikan ini dilandasi rasa ikhlas berbuat untuk sesama tidak ada niatan untuk riya, pamer maupun ingin dipuji orang melainkan hanya mengharap ridho Allah Subhana Wataallah. “ tegas Kapolsek

Sementara itu Dewi ibu dari Armeika Nur Azizah sangat berterima kasih kepada Polsek Abeli yang telah memberikan bantuan dimana bantuan tersebut sangat berarti bagi kami apalagi pekerjaan suami saya yang hanya sebagai pekerja Pabrik Es Batu. “katanya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here