Beritapolisi.com – (Sabtu, 15/02/2020) Satresnarkoba Polrestabes Surabaya kembali berhasil mengungkap jaringan peredaran gelap narkotika yang lagi-lagi dikendalikan oleh oknum narapidana yang berada di dalam lapas. Berawal dari pengumpulan data dari hasil tangkapan-tangkapan yang menarik perhatian sebelumnya karena banyaknya barang bukti narkotika baik jenis sabu dan ekstasi, Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian bersama timnya secara tekun menelusuri satu demi persatu petunjuk hingga pada hari Rabu, 14 Februari 2020 sekitar pukul 03.00 WIB Tim Gabungan dari Satresnarkoba dan Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil menangkap seorang kurir narkoba berisinal MH di parkiran sebuah hotel dibilangan Jl. Raya Arjuna Surabaya.

Saat diamankan tidak ditemukan barang bukti apapun kecuali sebuah handphone yang berisi pesan percakapan antara MH dan seorang bandar berinisal IM yang selama ini sudah menjadi TARGET OPERASI (TO) oleh Satresnarkoba Polrestabes Surabaya. Lewat keterangan MH itulah akhirnya petugas kepolisian dapat mengetahui keberadan IM yang selama ini menjadi incaran.

Sekitar pukul  15.30 WIB di hari yang sama, Tim Satgas gabungan akhirnya berhasil mengamankan Target Operasi, yakni IM di rumah kostnya di daerah Kebonsari Surabaya, namun sekali lagi Tim Satgas tidak mendapati adanya barang bukti narkoba dalam bentuk apapun di dalam kamar kost tersangka IM, dan hanya menyita HP yang digunakan oleh tersangka melakukan transaksi dengan seorang bandar di lapas dan para kurir-kurir suruhannya.

Tidak berhenti disitu, Tim Satgas akhirnya melakukan pengembangan dengan membawa tersangka IM menuju daerah Pacet dan Malang Jawa timur untuk mendatangi lokasi yang selama ini digunakan IM  meranjau barang-barang kirimannya dari Lapas. 

Jalan mulus tidak didapatkan oleh Tim Satgas begitu saja, lagi-lagi usaha di daerah Pacet dan Malang Jawa Timur menemui jalan buntu, namun dengan segala upaya akhirnya IM memberikan keterangan kepada Anggota bahwa selama ini ia meranjau  barang-barang berupa narkotika tersebut di daerah Gayungan Surabaya.

Saat Tim Satgas membawa IM untuk menunjukkan lokasi tepat ranjauannya di daerah tersebut, dan ketika petugas dan tersangka IM yang pada saat itu digiring untuk menelusuri sebuah area semak-semak di pinggir jalan, Tersangka IM menunjuk sebuah tas ransel berwarna hitam yang dengan secara tiba-tiba dibuka oleh IM untuk mengambil sebilah pisau yang hendak dihunuskan kepada petugas.

Karena dianggap membahayakan nyawa petugas saat itu akhirnya Anggota melepaskan tembakan ke dada kiri tersangka secara tegas dan terukur. Saat di bawa ke rumah sakit Dr. Soetomo Surabaya tersangka IM sudah dinyatakan telah meninggal dunia. Diketahui bahwa isi tas ransel berwarna hitam yang diranjau di pinggir jalan tersebut berisikan 1 kg sabu dan 1.000 butir pil ekstasi siap edar yang belum sempat diambil oleh kurir suruhannya.

Sampai saat ini Tim Satgas gabungan Satresnarkoba dan Satreskrim Polrestabes Surabaya masih mengumpulkan petunjuk-petunjuk untuk mengamankan tersangka yang lebih berperan dan tentunya dengan barang bukti yang besar juga.Skt.10

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here